#jamanTK

Apa yang kalian ingat tentang masa kecil kalian? Coba bayangkan hanya dengan 5 kata….

Saya juga akan membayangkan dan mendeskripsikannya dalam kata : senang, sepeda, sekolah, main, dan tertawa. Entah ingatan saya yang pendek atau lima kata ini yang mampu mengambarkan masa kecil saya. Menginjak umur 4 tahun mama memasukkan saya ke salah taman kanak-kanak yang sangat indah di daerah pasar minggu. Permata Hati (sekarang sudah ga ada lagi ) nama sekolah itu, sekolah ini menjadi tempat pertama kali saya belajar menyiram bunga, melipat kertas, mewarnai, senam skj, dan belajar berbagi mainan dengan teman yang lain.

Setiap pagi saya dijemput dengan supir jemputan sekolah, hah lagi-lagi ingatan saya pendek dan lupa siapa nama pak supirnya kalau tidak salah pak John atau siapalah, tapi saya tidak pernah lupa bagaimana baiknya sang bapak supir yang selalu menjemput saya setiap pagi dan mengantarkan saya dengan selamat dirumah. Setiap pagi juga semua murid berlomba untuk mengambil alat untuk menyiram tanaman, semuanya berebutan.

Hari ini giliran saya, saya, saya….dan pertengkaran kecil pagi ini selalu didamaikan oleh seorang guru cantik bernama ibu Novi yang menyuruh kami untuk mengisi air bersama dan menyiram bunga bersama juga. Saat itu taman sekolah kami sangat indah seperti taman bunga karena semua bunga mekar, banyak kupu-kupu, dan suara anak TK yang berkumpul dan tertawa bersama membuat taman itu semakin semarak dan menjadi tempat berkumpul seluruh murid selain taman bermain.

eskajeee

Saya juga belajar untuk menggerakan badan dan senam eskaje, SKJ deh atau kepanjangannya senam kesehatan jasmani yang dilaksanakan setiap pagi di hari Jumat. Di tk saya juga belajar untuk bergantian naik ayunan. Jaman saya tk ayunan jadi permainan paling hits beda dengan jaman sekarang yang kemana-mana main PSP. Entah bermain bersama di taman bermain sepertinya jadi salah satu cara bersosialisasi antar sesama teman. Saat jam istirahat berbunyi semuanya berebut main ayunan, dan beberapa teman saya naik ayunan sambil berdiri dan berayun dengan cepat.

mainan paling hits jaman tk

Ah mengerikan takut jatuh pikir saya, sambil duduk manis saya masih asyik menikmati berayun di ayunan. Rasanya………ga pengen berhenti naik ayunan. Angin sepoy-sepoy dan mata kriep-kriep keenakan, nah gitu deh sedikit gambaran dari saya tentang asoynya naik ayunan. ahahahahhahahhaha :D Sampai akhirnya seorang anak lelaki menyuruh saya bergantian, saya ga mau dong wong asyik begini. Dan sang anak ini mengeluarkan jurus maut ngelapor sama bu Novi dan mau ga mau saya ngalah juga deh sama anak ini. Huuuh dasar cowok…..

hits bangeet

Waktu tk ga banyak teman yang saya ingat hanya satu orang yang saya ingat namanya Erwin Burhan. Nah teman yang satu ini berkulit putih, gendut, dan lucu. Kita pernah sama-sama belajar buat tanda-tangan bareng dan biasanya kalau sudah tertawa matanya hilang. Sosok teman yang lucu dan baik. Ingin add di facebook ah tapi takut ah dan karna keingetan teman lama seperti ini akhirnya saya malah browsing mencari teman lama deh :p biasa pengen tahu aja,hehehehehhe

Jaman tk yang juga paling menyenangkan adalah adanya sesi makan besar dan makan kecil yang digilir, jadi orang tua murid terpilih harus menyediakan makanan untuk anak-anak yang lain.Makan besar biasanya terdiri atas empat sehat lima sempurna dan makan kecil biasanya dibawakan roti, susu, bubur kacang ijo, atau puding. Semua makanan pastinya sehat dan mengenyangkan.

Yang paling saya ingat tentang jaman tk adalah setiap sabtu sepulang sekolah papa biasanya menjemput saya dengan vespanya, dan saya selalu senang ketika dijemput dan naik vespa berdiri di depan atau kadang duduk dibelakang. Rasanya menyenangkan naik vespa dan dijemput papa. Saat itu saya ga peduli teman mau dijemput naik mobil bagus atau ga, yang saya mau hanya naik vespa bersama papa.

Saat kelulusan TK semua murid harus mempersembahkan penampilan terbaik mereka dengan mengisi acara yang sudah diatur oleh para guru. Saat itu saya kebagian bermain angklung dalam satu tim dan untuk berlatih bu guru menyiapkan partitur yang ditempelkan kertas lipat warna-warni dengan bentuk bulat untuk melambangkan nada dari masing-masing angklung. Dimana angklung yang telah diberi warna yang sama dengan partitur harus dibunyikan ketika guru menunjuk ke salah satu nada di partitur tersebut. Cara belajar yang asyik, mudah, dan menyenangkan sehingga semua murid cepat menghapal dan memainkan sesuai dengan tempo yang telah ditentukan. Akhirnya saya dan teman-teman yang lain lulus dan memilih untuk melanjutkan hidup masing-masing dan menuju jenjang kehidupan yang baru lagi yaitu jadi anak SD.

Yieeee jadi anak SD, tapi anak SD apa sih ma???? (celoteh saya sewaktu kecil)… :p

Bekasi (di kamar dan menuliskan cerita ini di depan laptop kesayangan bernama Bebi) ahahahha..besok lanjut lagi cerita tentang jaman sd nya ya… :) So, share me your jaman tk experience, mungkin kita bisa keteawa bareng??? :p

*gambar yang diambil minjem dari google* hanya untuk ilustrasi aja ya